Serba-Serbi Akuntansi Pajak yang Harus Anda Ketahui - Klikpajak

Serba-Serbi Akuntansi Pajak yang Harus Anda Ketahui

Akuntansi Pajak ialah pengolahan data kuantitatif dengan mencatat, mengkalkulasi, dan menganalisa transaksi ekonomi perusahaan dalam bentuk laporan keuangan, sehingga dapat menetapkan strategi dan keputusan perpajakan yang sesuai peraturan dan prinsip perpajakan.

Dalam dunia perpajakan, sebenarnya tidak ada istilah akuntansi, yang ada hanyalah pencatatan dan pembukuan. Namun dalam sistem pajak modern, akuntansi pajak menjadi sangat dibutuhkan berdasarkan self assessment yang memberi kepercayaan kepada Wajib Pajak untuk menghitung sendiri (self assess) jumlah pajak terutang dan pajak telah dibayar, melunasi kekurangan pajak, dan melaporkan ke Dirjen Pajak sesuai dengan Undang-Undang Perpajakan.

Sifat Akuntansi Perpajakan

Sifat akuntansi perpajakan di antara lain:

  1. Iuran masyarakat kepada pemerintah yang bersifat dipaksa dalam pembayarannya. Namun sering terjadi petugas pajak berlaku semauanya atau tidak adil dalam menjalankan tugasnya. Hal itu disebabkan banyaknya para wajib pajak yang tidak menaati kewajiban sebagaimana mestinya serta ada kekeliruan saat mencatat transaksi perpajakan.
  2. Suatu alat untuk membiayai beban atau pengeluaran pemerintah, di mana pemerintah dapat menggunakan pajak sebagai sumber kegiatan operasional pemerintahan. Para wajib pajak tidak menerima imbalan jasa secara langsung, tetapi mendapat perlindungan berupa pelayanan dari negara sesuai dengan haknya.
  3. Fungsi pajak adalah mengatur segala aspek ekonomi, sosial, dan budaya.

Prinsip Akuntansi Pajak

Penerapan akuntansi pajak mempertimbangkan berbagai prinsip yang menjadi dasar akuntansi pajak. Prinsip akuntansi pajak adalah sebagai berikut:

  1. Kesatuan Entitas. Akuntansi adalah satu kesatuan ekonomi dan terpisah dengan pihak yang berkepentingan dengan sumber daya perusahaan/entitas.
  2. Prinsip Kesinambungan. Prinsip yang berasumsi perusahaan tidak akan bubar serta melanjutkan kegiatan ekonomi dengan tanpa henti.
  3. Konsisten. Memegang teguh metode dalam pembukuan akuntansi. Setiap data keuangan keluar atau masuk tidak boleh dimanipulasi.
  4. Harga Pertukaran yang Objektif. Transaksi keuangan harus dinyatakan dengan nilai berupa uang. Objektif artinya tidak dipengaruhi oleh hubungan istimewa, bisa diuji oleh pihak independen, tidak adanya transfer pricing, tidak ada KKN, dan lainnya.

Fungsi Akuntansi Pajak

Akuntansi pajak ternyata memiliki fungsi yang cukup krusial bagi kelangsungan perusahaan. Secara umum, berikut adalah fungsi atau peran dari akuntansi pajak bagi perusahaan:

1. Menyusun perencanaan dan strategi perpajakan

Menyusun perencanaan dan strategi perpajakan sangat penting bagi perusahaan untuk memperkirakan posisi pajak terhutang dengan kemampuan ekonomi perusahaan. Menyiapkan perusahaan mengalokasikan untuk pemenuhan pajak, dapat menekan pajak yang wajib dibayarkan dengan mengetahui celah yang dapat mengurangi pajak tanpa melakukan kecurangan atau penggelapan pajak.

2. Menyediakan analisa dan prediksi potensi pajak perusahaan 

Melalui analisa akuntansi pajak, perusahaan dapat memprediksi posisi pajak perusahaan di masa mendatang.

3. Mampu menerapkan akuntansi atas kejadian perpajakan

Mampu menerapkan perlakuan akuntansi atas kejadian perpajakan mulai dari penilaian/perhitungan, pencatatan, dan pengakuan atas pajak dalam laporan keuangan komersial maupun fiskal perusahaan.

4. Membangun kesadaran dan kepatuhan pajak bagi Wajib Pajak

Akuntansi pajak menyediakan perhitungan yang mudah, riil, dan aplikabel sehingga bisa membangun kesadaran dan kepatuhan pajak bagi WP untuk memenuhi kewajibannya. Tingginya kesadaran dan kepatuhan pajak para WP otomatis mendorong kemajuan pembangunan Indonesia.

5. Menyajikan bahan evaluasi

Pengarsipan dan dokumentasi perpajakan dengan baik akan menjadi bahan pemeriksaan dan evaluasi akan kesesuaian kemampuan ekonomi perusahaan dalam membayar pajak.

Demikian ulasan mengenai serba-serbi akuntansi pajak yang harus Anda ketahui sebagai modal awal penyusunan laporan keuangan perusahaan Anda.


PUBLISHED10 Jul 2018
Ageng Prabandaru
Ageng Prabandaru

SHARE THIS ARTICLE: